Tampilkan postingan dengan label Go Green. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Go Green. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Mei 2012

Bukankah menarik bagaimana masalah kita menjadi semakin global : peperangan global terhadap terorisme, krisis ekonomi global, perlunya mata uang tunggal dunia, perdagangan global tanpa batas, dan tentu saja pemanasan global. Sementara para ilmuwan, aktivis lingkungan dan politisi berkumpul untuk membahas isu pemanasan global, dunia bersatu dibawah komando satu orang, Al Gore. Benarkah seluruh dunia bersatu ?


Masalah global membutuhkan solusi global. Demikian yang sering disebut oleh para pemimpin dunia. Dan itu juga yang mereka lakukan ketika berkumpul di Bali pada Desember 2007 untuk membicarakan isu ini. Pada konferensi tersebut yang kelihatannya mencapai keputusan dengan sangat payah, Amerika Serikat dibawah pemerintahan Bush dianggap sebagai anak nakal karena dengan enggan menyetujui resolusi bersama itu. Dan Gore mengecam pemerintahan Bush karenanya.

Saya juga beranggapan seperti itu ketika melihatnya di televisi. Sekarang saya mengetahui mengapa Amerika Serikat bersikap seperti itu. Hal ini dikarenakan adanya perpecahan yang terjadi di antara ilmuwan mengenai penyebab pemanasan global.

Ketika Al Gore merilis film dokumenternya yang berjudul "An Inconvenient Truth" yang mendapat Oscar, seakan-akan kita mengetahui hanya ada satu kebenaran. Manusia adalah oknum dan kambing hitam atas lenyapnya gumpalan-gumpalan es di kutub, atas meningkatnya suhu bumi dan atas bencana-bencana alam yang terjadi.

Namun, tahukah anda bahwa sebagian ilmuwan tidak mempercayai itu ?

Konsensus bersama itu ternyata telah mendapat counter konsensus dari para ilmuwan yang bereputasi tinggi.

Dan sekarang saya akan menceritakan kepada anda apa yang disebut teori konspirasi pemanasan global.

Pemanasan global adalah sebuah hoax, klaim para ilmuwan dari kubu kontra Gore. Suhu bumi sesungguhnya hanya berubah sekitar 1 derajat Fahrenheit dalam tempo satu abad. Plus, planet tercinta ini telah mengalami periode zaman es dan periode hangat tanpa ada campur tangan anda dan saya.

Ilmuwan yang beranggapan seperti ini, salah satunya adalah Steven Milloy yang memiliki gelar dalam bidang Natural Science dan gelar master dalam Biostatistik dari Universitas John Hopkins. Ia adalah salah satu juri bagi American Association for The Advancement of Science Awards dan ia pernah diminta oleh kongres Amerika untuk bersaksi mengenai masalah-masalah lingkungan.

Milloy berkata bahwa pemanasan global adalah "Ibu dari segala ilmu pengetahuan sampah". Ia merujuk kepada perubahan-perubahan suhu bumi yang terjadi secara alamiah tanpa campur tangan manusia.

Ia juga merujuk kepada protokol Kyoto yang dianggapnya sebagai suatu lelucon. Protokol ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas karbon dunia menjadi 8% pada tahun 2012. 8% adalah level emisi pada tahun 1990. Dan kita juga tahu, sekali lagi Amerika (dibawah Bush) menjadi anak nakal yang menolak protokol ini, kali ini ia juga mendapat dukungan negara-negara Eropa.

Well, Tentu saja Amerika dan Eropa akan bersikap seperti itu. Sebuah studi dari Rusia (bukan Amerika) menunjukkan bahwa konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer berada pada level sekitar 370 PPM (Parts per Million) dan bila protokol Kyoto diikuti, maka hal itu hanya akan merubah 1 atau 2 PPM saja pada tahun 2012.

Hmm...kelihatannya memang protokol yang sia-sia.

Dengan menggunakan data yang disediakan oleh mereka yang mempromosikan Protokol Kyoto, jika setiap negara meratifikasi protokol tersebut, temperatur global rata-rata hanya akan berkurang sekitar 0,0015 derajat centigrades. Pada level ini, dibutuhkan 667 tahun dan $100 Trilyun untuk menurunkan suhu bumi sebanyak 1 derajat centrigades.

Hmm...sekali lagi, kelihatannya memang protokol yang sia-sia..

Dan satu lagi, ketika kita, manusia dianggap sebagai kambing hitam penyebab pemanasan global, EPA (Environmental Protection Agency) memperkirakan bahwa 25% emisi gas metana yang dilepas ke Atmosfer berasal dari kotoran ternak.

Ternyata kambing adalah kambing hitam yang sesungguhnya.

Akibat penemuan ini, mungkin anda sudah pernah menerima email yang menganjurkan anda untuk berhenti memakan daging untuk mengurangi pemanasan global, saya sudah pernah menerimanya.

Tidak heran banyak orang yang mengatakan bahwa isu pemanasan global adalah salah satu strategi untuk menghasilkan keuntungan bagi pihak-pihak terkait. Tentu saja bagi mereka, pihak-pihak terkait tersebut adalah Al Gore dan Friends, dan Gore dituding memaksakan terjadinya konspirasi kelas dunia ini.

Pada tahun 2006, Al Gore terbang (dengan pesawat pribadi) dari rumah megahnya di Tennesse ke Hollywood dan kemudian berkeliling dengan limosin dimana dia menerima Oscar untuk film dokumenternya "An Inconvenient Truth" yang memperingati bahaya pemanasan global dan bahaya pemakaian berlebihan bahan bakar fosil.

Kita yang awam, melihat film itu dan berkata Wow...saya baru tahu soal itu. Tapi kelihatannya para ilmuwan yang jeli menemukan banyak kebohongan dari film itu. Gore secara sederhana menyatakan bahwa manusialah penyebab pemanasan global. Padahal seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, sekelompok ilmuwan bereputasi tinggi di dunia menolak teori tersebut (termasuk Edwin Aldrin, manusia kedua yang berjalan di bulan).

Oh ya..belakangan ternyata diketahui para ilmuwan yang setuju dengan Gore adalah ilmuwan-ilmuwan yang menerima donasi besar dari pemerintahan Clinton (ketika Gore menjadi wakil presiden).


Entahkah mereka setuju dengan Gore karena didanai Gore atau Gore hanya mendanai ilmuwan yang sepaham dengannya, masih tidak jelas.

Contoh kebohongan dari film Gore adalah klaim bahwa Pemanasan global akan menaikkan permukaan laut setinggi 20 kaki (6,09 meter), padahal sebenarnya hanyalah 23 Inci (58,42 cm). Ia juga mengklaim bahwa beruang kutub sedang berada dalam bahaya. Padahal tidak demikian sebenarnya.

Film itu juga menunjukkan foto-foto glasier yang berkurang, namun ia tidak menyebut glasier-glasier lain yang terus bertambah. Gore juga menyebut Glasier Kilimanjaro yang terus berkurang akibat pemanasan global. Tapi ia tidak mengatakan bahwa Glasier Kilimanjaro telah berkurang sejak 1880, jauh sebelum kadar CO2 meningkat di bumi.

Gore juga mengklaim bahwa peningkatan kadar karbondioksida di atmosfer telah meningkatkan suhu global. Anehnya pada tahun 2005, sebuh studi oleh Journal Science menemukan sebaliknya. Peningkatan suhu bumilah yang telah memicu peningkatan kadar karbondioksida.

Bahkan tamparan yang paling memalukan bagi Gore datang dari ABC News yang menemukan salah satu cuplikan dalam film dokumenter tersebut adalah potongan film "The Day after Tomorrow".

Bukan hanya itu, para ilmuwan kemudian menemukan bahwa perubahan suhu bumi ternyata disebabkan oleh peningkatan aktifitas badai matahari, peningkatan aktivitas gunung api bawah laut, dan sistem arus laut yang kompleks.

Hal ini diperkuat oleh temuan NASA baru-baru ini bahwa perubahan suhu bumi dalam beberapa dekade ini ternyata diakibatkan oleh peningkatan aktivitas badai matahari, bukan karena anda tidak mencabut charger HP anda dari stop kontak ketika sudah selesai menggunakannya.

Plus, sesungguhnya ada trend penurunan suhu global sejak 1998. (Ya..anda tidak salah baca). Data terbaru Juni 2009 menunjukkan Suhu bumi mengalami penurunan sebanyak 74 derajat Fahrenheit sejak Gore merilis "An Inconvenient Truth" pada tahun 2006.

Gore, yang telah menjadi panglima utama dalam gerakan pemanasan global sendiri memiliki rumah seluas 10.000 kaki persegi di Nashville yang memiliki 20 kamar tidur dan 8 kamar mandi. Sementara menyarankan orang lain untuk menghemat energi, Gore menghabiskan 221.000 kilowatt jam pada tahun 2006 untuk rumah mewahnya. Rata-rata penggunaan satu rumah tangga di Amerika pada tahun itu adalah 10.656 kilowatt jam.

Tapi Gore tidak perlu merasa bersalah. Bukankah dunia sudah mengatur sebuah sistem yang disebut kredit karbon ?

Apa yang dimaksud dengan kredit karbon ?

Ketika Gore menerbangkan pesawatnya yang menghabiskan banyak bahan bakar, ia membeli kredit karbon dari broker-broker (seperti saham). Sebagai imbalannya, mereka yang menjual kredit karbon itu akan menerima reward yang bisa digunakan untuk proyek-proyek lingkungan hidup. Nah, pembeli kredit karbon itu, dalam hal ini Gore, akan disebut "Carbon Neutral" karena walaupun ia melepas banyak karbon ke udara, ia menciptakan keseimbangan antara melepas dan mengurangi karbon. Brilian kan ?

Ya..sangat brilian...karena Gore membeli kredit karbonnya dari Generation Investment Management LLP, sebuah perusahaan yang didirikan tahun 2004. Gore adalah pendiri dan Chairman dari perusahaan itu.

Hmmm...

Dengan kata lain..Gore bisa tetap menjalani hidup mewahnya, menjadi pujaan aktivis, menerima Nobel dan kaya raya.

Penjualan kredit karbon di dunia meningkat dari $6 juta di tahun 2004 menjadi $110 juta pada tahun 2006.

Jadi pertanyaannya adalah apabila teori ini mendapat tantangan dari banyak ilmuwan dunia yang bereputasi tinggi, mengapa pemerintah-pemerintah dunia sepakat dengan Gore ?

Jawabannya adalah pajak pendapatan !

Pada waktu sekitar konser Live Earth Concert 7/7/7 yang diselenggarakan oleh keluarga Rothschild, Al Gore mengumumkan akan ada pajak karbon dalam skala Global untuk memerangi pemanasan global. Bagi pemerintah dunia, pemasukan tambahan. Bukankah menyenangkan apabila pemerintahan mendapat pemasukan tambahan ? Ya..Namun bagi kita akan ada pajak tambahan bagi bahan bakar yang anda beli.

Sekarang anda tahu bahwa isu pemanasan global mungkin tidak seperti yang anda kira. Jika anda membaca ini, bacalah dalam perspektif sains, bukan ideologi.

Para aktivis lingkungan mungkin tidak suka dengan tulisan ini, tapi saya hanya ingin melaporkan bahwa para ilmuwan terbelah dua dalam soal pemanasan global dan saya ingin mengajak kita untuk melihat sisi lain dari suatu persoalan.

Sabtu, 21 April 2012


Kerusakkan alam bukanlah masalah baru lagi di karangan masyarakat. Banyak juga orang yang tau betapa hancurnya alam ini Tapi pernakkah Anda berpikir, siapa yang harus bertanggung jawab atas kerusakkan alam ? Tidak ada seorang pun yang mau mengakuinya, tetapi dalam artikel ini, Saya akan mencoba membahas orang orang yang bersedia membantu melestarikan alam dengan cara mereka sendiri.

   1. Sadrah, Pahlawan Taman Nasional
Sumber


Panorama TNGH :sumber
Bersama seorang stafnya, Sadrah menjaga Taman Nasional Gunung Halimun, Sukabumi, Jawa Barat. Sadrah telah menjaga kawasan seluas 113 ribu hektar ini sekitar 28 tahun. Banyak tantangan yang harus Beliau hadapi hanya untuk melindungi satwa langka, penebangan hutan liar dan penambangan emas tanpa izin.  


“Tangan saya pernah dibacok oleh penjarah hutan saat kami berhadap-hadapan,” kata Sadrah saat tampil di sebuah acara talkshow di tv lokal. Bukan itu saja, hampir setiap hari Sadrah ditawari sejumlah uang dari cukong pejarah hutan di tempatnya hanya untuk membebaskan para penebang liar yang telah tertangkap. “Saya tidak pernah menerima uang suap, kalau menerima pasti saya dah pakai mobil dan gak pakai motor dinas lagi,” kata Sadrah yang sehari-hari banyak berurusan dengan para penjarah yang tertangkap.

22.  Badri Ismaya, Penghijau Ciliwung

Badri Ismaya : Sumber
Menjadi seorang penjarah selama 6 tahun di Gunung  Pangrango dan sekitarnya guna menghidupi keluarganya sempat dilakoni oleh Badri . Namun seketika pria yang berusia 58 tahun  ini seketika berubah menjadi sosok orang peduli dengan lingkungannya.  Hingga kini ia telah berhasil menghijaukan tanah di sekitar sungai Ciliwung. Apa yang menyebabkan seorang penjarah bisa jadi penyelamat lingkungan ?

Pada tanggal 10 Juni 1980 SaatSaya mencuri kayu di siang bolong, tiba-tiba setetes air jatuh menimpa kepala yang berasal dari akar kayu. Dari situ Saya sadar bahwa pohon itu sumber air,” ujar Penjarah yang pernah kabur dari kejaran polisi ini. Sejak kejadian itu pula, badri bertekad dan berjanji untuk tidak menebang pohon lagi melainkan menanam pohon pohon sebanyak mungkin. Satu hal yang patut dicatat, beberapa kali Badri mendapat tawaran untuk tinggal di luar negeri memajukan pertanian di Negara Malaysia, Perancis dan Korea. Namun Iamenolaknya dan banyak sekali orang yang datang dan belajar kepadanya dan sukses. Mereka ada yang sudah lulus S2, S3, menjadi rektor, dosen IPB, Direktur di institusi pemerintahan.
Beliau merasa senang kerena bisa menyumbangkan sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan pengalamannya. Badri juga memberikan penyuluhan tentang sumur resapan di daerah Cipayung  Tapi tak semudah yang didengar, beliau banyak sekali mendapatkan caci murka dari pihak Makelar tanah, mengapa demikian ? Kerena beliau memberitahukan orang orang yang ingin membeli tanah disekitar daerah resapan agar tidak jadi membelinya. Bukan Cuma itu, beliau  pernah ditonjok dimukannya, nyaris di tusuk orang bahkan bagian depan rumah beliau dihancurkan orang orang tak di kenal.

3.      Baba Akong dan istrinya. Pahlawan Alam dari NTT

Baba Akong : Sumber
Kemiskinan dan kesederhanaan tidak membatasi seseorang mencintai lingkungannya. Itulah hal yang dilakukan oleh sepasang suami istri di Nusa Tenggara Timur. Kisah suami istri ini juga pernah didokumentasikan dalam sebuah film dokumenter dan mendapat penghargaan di ajang Eagle Award 2008. Siapakah Pahlawan yang Saya maksud ? Mereka adalah Baba Akong dan Istrinya Anselina Nona , keprihatinan beliau atas bencana tsunami di NTT sekitar tahun 1992 membuatnya dianggap orang gila oleh masyarakat setempat. Mengapa Mereka dianggap “gila” ? 16 tahun adalah waktu yang telah dilalui mereka berdua untuk menghijaukan pesisir pantai Ndete. Bahkan Baba Akong telah menghijaukan hutan bakau lebih dari 30 hektar. Tak hanya mengorbankan tenaganya. “Saya sempat minta kalung istri untuk dibelikan poly bag, untuk keperluan benih,” ujarnya.

4.      Bang Idin, Orang Gila dari Kali Pesamggrahan
Bang Idin, Orang Gila dari Kali Pesanggrahan
Sumber


Tidak jauh berbeda dengan cerita Baba Akong diatas, berikut ini adalah si “orang gila” dari kali pesanggrahan. Pernah dianggap oleh masyarakat disekitarnya sebagai orang gila tak membuat pria yang bernama asli H. Chaerudin menjadi gentar. Bhkan untuk menghijaukan kali pesanggrahan, beliau nekad menyusuri kali pesanggrahan hanya dengan rakit pelepah pisangseadanya selama lima hari enam malam, hanya untuk melihat kondisi sungai yang saat itu penuh dengan sampah dan berwarna hitam. 15 tahun telah dilaluinya untuk menghijaukan kali tersebut dan hal tersebut mampu mengubah persepsi masyarakat yang telah menganggap Beliau “gila”. Dalam waktu yang cukup lama tersebut beliau mampu mengubah bantaran sungai yang membelah kawasan Selatan Jakarta itu terlihat hijau oleh rimbunnya pepohonan yang jumlahnya sekitar enam puluh ribu spesies tanaman. Tentu saja itu semua tidak terlepas dari upaya Bang idin bersama teman-temannya dari Kelompok Tani Sangga Buana yang pantang menyerah melakukan upaya penghijauan dan konservasi dengan manajemen kearifan alam.



5. Maria Joanni
Usia bukanlah sebuah batasan untuk membuat seseorang melakukan hal hal yang lebih kritisi dari orang disekitarnya, Hal itu terbukti dari pikiran dan tingkah laku seorang gadis dari Surabaya. Bahkan kerena begitu kritisinya gadis yang baru duduk dikelas 5 SD ini pernah mengkritisi panitia sebuah acara yang bertaraf nasional kerena memberikan komsumsi dengan menggunakan sterofoam. 
 Maria Joanni, Siswi kritis terhadap global
warming :
sumber

 ”Pembungkus sterofoam kan tidak ramah ozon, makanya aku menolak,” ujar Joanni yang mengaku sering pula tidak jadi makan di restoran kalau kemasannya menggunakan sterefoam.Karena keberanian serta sikap kritisnya tersebut, Joanni mendapat penghargaan sebagai Pahlawan Ozon atau Ozone Hero dari Klub Tunas Hijau.


Pohon mempunyai  berbagai mamfaat. Jika kamu cermati pohon memiliki beberapa mamfaat yang munggkin tidak anda pikirkan? Berikut adalah manfaat-manfaat itu:
  1. 1 pohon menghasilkan 1,2Kg Oksigen/hari dan manusia menghabiskan 0,5 Oksigen/hari, bahkan 1 pohon berukuran sedang jika diletakan pada tempat yang tepat dapat menghidupkan 4 orang/tahun, dan jika pohon berbuah 1 pohon dapat menghasilkan makanan 1Kg/hari. 
  2.    Pohon menaikkan harga property Rumah yang memiliki pohon di sekitarnya dapat memiliki harga lebih mahal hinga 25%.
  3. Pohon dapat menghemat AC Tahukan anda jika menanam 3 pohon di tempat yang tepat dapat menghemat biyaya AC hingga 50%? Ini dikarenakan suhu rumah yang sejuk akibat adanya pohon yang menghalangi sinar matahari langsung membuat suhu rumah menjadi lebih sejuk.
  4. Pohon penghasil oksigenJika kita menanam pohon sebanyak 20.000.000 pohon maka akan menghasilkan 260.000.000 ton O2 dan menghilangkan 10.000.000 ton CO2.
  5.   Pohon merupakan bahan baku Pohon merupakan bahan baku mabel, kertas, dan 15.000 produk lainya.
  6.  Pohon adalah tempat berlindung. Pohon merupakan tempat berlindung hewan liar dan memberikan makanan pada hewan-hewan di sekitarnya.
  7.    Cepat sembuh. Tahukah Anda pasien dengan pemandangan pohon dapat sembuh hingga 8% lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang mempunya pemandangan dinding bata.
  8.     Meningkatkan air tanah. Tahukah anda pohon dapat meningkatkan suplay air tanah. Pohon perdaun jarum dapat mengikat  air tanah hingga 60%, sedangkan pohon berdaun lebar dapat mengikat air tanah hingga 80%.
  9.  Menahan pengikisan tanah. Tahukah anda pohon dapat mengurangi pengikisan tanah pada gunung? Ini dikarenakan pohon akan menahan partikel hujan agar tidak langsung menyentuh tanah yang menyebabkan pengikisan tanah.
  10. Menurunkan partikel debu. Tahukah anda menurut pengamatan Bianpoem (1997) pohon dengan luas 300x400 m2 dapat menurunkan kadar partikel debu dari 7.000 partikel/liter menjadi 4.000 partikel/liter.
  11. Mencegah efek rumah kaca. Tahukah anda efek rumah kaca? Itu adalah penumpukan gas CO2 pada atmosfer yang menyebabkan bolongnya atmosfer, tapi pohon dapat mencegahnya karena hutan dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2.
  12.  Mencegah hujan asam. Pabrik adalah penghasil gas CO2 terbesar ke 2 setelah kendaraan, gas CO2 yang dilepaskan perusahaan dapat menjadi hujan asam setelah gas CO2 bercampur dengan Sulfur.  Hutan dapt mencegahnya dengan menyerap gas CO2 menjadi O2.

“setelah manfaat-manfaat diatas apakah Anda masih ragu untuk menanam pohon? Mulailah menanam pohon dengan memanfaatkan lahan disekitar rumah kita dari sekarang karena yang akan merasakan adalah anak cucu Kita.”

Senin, 16 April 2012

Jika anda berencana Jalan-jalan keluar negeri dan ingin mengunjungi Pantai, Sebaiknya perhatikan dan Lihat apakah pantai itu layak untuk anda Kunjungi atau tidak.  Situasi pantai yang tidak menyenangkan pastinya dapat mengganggu liburan kita. Pada kali ini SurgaBerita akan memberikan Informasi tentang 7 Pantai Yang Sebaiknya Dihindari Untuk Dikunjungi
Berikut tujuh pantai yang sebaiknya Anda hindari jika ingin berwisata:

1. Tidak Ramah : Blackpool, Inggris




Meskipun Inggris memiliki cuaca dan pantai yang bagus, tetapi Pantai di Blackpool adalah pengecualian. Ditempat ini tingkat konsumsi alkohol penduduknya terlalu tinggi, jadi jangan harap mendapat suasana yang ramah ketika berkunjung.


2. Terlalu Komersiil : Pattaya, Thailand




Pantai Pattaya terkenal karena dulu adalah tempat berliburnya tentara AS ketika perang vietnam. Namun kini daya tariknya hanyalah karena bir dan hiburan seks. Selain itu juga banyak sekali restoran dan hotel dibangun disepanjang pantai, hal tersebut membuat wilayah pantai menjadi sempit. Belum lagi meja dan kursi berpayung memenuhi garis pantai sehingga para wisatawan tidak bisa leluasa berjemur


3. Terlalu Ramai : Pantai Xinghai China




Dengan populasinya yang begitu tinggi, kawan pantai diChina ini bakalan membludak dipenuhi oleh pengunjung di setiap akhir pekan.


4. Polusi : Pantai Doheny, California, AS




Meski kaya dengan sinar matahari dan area pasirnya yang luas, pantai ini sangatlah kotor. Para kelompok peduli lingkungan telah mengeluarkan peringatan bahaya di pantai tsb karena ditemukan banyak sekali bakteri berbahaya disana.


5. Sampah : Pantai Kamilo, Hawaii, AS




Pantai kamilo ternyata menjadi gudangnya sampah plastik, bahkan beberapa tempat ada tumpukan sampah hingga mencapai 3 meter tingginya. Karena pantai tersebut terletak di jalur sampah raksasa pasifik.


6. Bising : Pantai Maho, St. Maarten, Antilen Belanda




Pantai ini merupakan surga untuk tempat wisata, bersih, lautnya yang tenang dan bening menjadikan liburan anda menjadi sempurna.
Tapi sayang letaknya yang tepat berada di belakang bandara internasional. Suara pesawat yang melintas rendah membuat pantai itu menjadi sangat bising.


7. Gangguan Hewan : Pantai Calangute Goa, India




Pantai ini benar-benar tidak bisa dijadikan tempat wisata, Karena banyaknya binatang seperti sapi dan anjing yang berkeliaran disekitar pantai menimbulkan ketidaknyamanan tersendiri. Bayangkan jika ketika anda sedang asyik berjemur, tiba2 ada seekor sapi disamping anda yang ikut berjemur. 

Sumber : http://surgaberita.blogspot.com/2012/04/7-pantai-yang-sebaiknya-anda-hindari.html#ixzz1sH2NrWt0
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!