Rabu, 28 Desember 2011



Quote:
Spoiler for beritanya

Liputan*.com, Jakarta: Pertarungan dunia maya antara netter Indonesia dengan Malaysia semakin memanas. Setelah sebelumnya heboh berdebat soal Tari Pendet, kini giliran minuman Cendol yang jadi buah bibir. Di situs www.topix.com, salah seorang netter yang diduga warga Malaysia mengklaim Cendol sebagai jajanan khas negeri jiran itu. Dengan congkak ia mengatakan "Sorry Indonesia, Cendol Juga Milik Malaysia"

Tak perlu menunggu lama, reaksi keras pun muncul dari sejumlah netter tanah air. Berdasarkan pengamatan Liputan6.com, Rabu (26/8), kedua kubu saling hujat mempertahankan argumen masing-masing. Merasa budayanya diinjak-injak Malaysia, tak sedikit netter Indonesia yang melontarkan sejumlah kata kotor. Namun diantara mereka ada pula netter yang mengajak berdamai dan menduga ini hanya sebuah isu untuk memecah belah bangsa [baca: Indonesia dan Malaysia "Perang" di Dunia Maya].

Bukan soal remeh-temeh semata, bahkan ada netter yang mengejek lambang negara Garuda, dengan menyebutnya sebagai Ayam. Sontak, para netter lain segera angkat bicara dan mencaci maki si pengejek. Karena diskusi ini di dunia maya, kata-kata yang keluar pun terhitung jorok. 

Spoiler for beritanya 2

Metr*tvnews.com, Jakarta: Indonesia dan Malaysia merupakan dua negara tetangga yang aktif di beberapa forum internasional. Namun, hubungan kedua negara ternyata menyimpan bom waktu yang setiap saat siap meledak.

Hubungan Indonesia dan Malaysia pasang surut. Untuk kesekian kalinya, konfrontasi kedua negara sesekali mereda tapi tetap panas dingin. Kasus Tenaga Kerja Indonesia, kisruh Blok Ambalat, Sipadan, Ligitan dan klaim kebudayaan, menjadi sumbu perseteruan dua negara rumpun melayu tersebut.

Pulau Sipadan dan Ligitan menjadi saksi bisu pencurian Malaysia. Tak puas mencuri Sipadan dan Ligitan, Malaysia mengincat Ambalat dan daerah-daerah perbatasan kedua negara yang memiliki potensi sumber daya alam.

Provokasi Malaysia di Laut Ambalat, Kalimantan Timur, sudah puluhan kali terjadi. Ambalat yang disinyalir memiliki kandungan minyak bumi dan kandungan gas itu, mati-matian diklaim Malaysia.

Indonesia pun tak diam dan diplomasi terus diupayakan. Namun, sikap Malaysia kerap berulang. Dengan terang, Malaysia mengklaim budaya Indonesia sebagai produk budayanya, mulai dari tari pendet, angklung, wayang, batik, hingga cendol.

Tak salah rupanya Bung Karno dengan terang menyebut dirinya berada di garda depan yang ingin menganjang Malaysia. Namun selepas reformasi, Malaysia justru kian kencang menggerogoti kedaulatan negeri dan martabat Indonesia
Quote:
Video ganyang malaysia ( Soekarno ) 

Quote:
Ane baca DISINI resep cendol tulisannya " Cendol or Sweet Malaysian Ice Dessert " dari situ ane kesel gan 
sumber : 
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11673401
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!